Menyelesaikan urusan pekerjaan berdua.
Membagi tugas keseharian bersama.
Menjaga, mengurus dan mendampingi anak-anak setiap harinya.
Lelah juga, tapi kita "dipaksa" dan akhirnya bisa.
#merantau
Kemana-mana anak-anak dibawa serta.
Ke setiap tempat mereka tak pernah lupa.
Tak ada nenek untuk berganti menjaga.
Tapi jangan pernah mengurangi syukur kita, karena dengan begitu anak-anak lebih mengenal orang tuanya.
#merantau
Hidup itu sebuah perjalanan.
Kadang ada tanjakan, belokan, tikungan tajam, atau kerikil dan bebatuan.
Maka susahku dukamu, senangku tenangmu, sedihmu tangisku, bahagiamu gembiraku.
Tak ada yg lain tau.
#merantau
Tak jarang datang paket dari kampung halaman.
Ahh sungguh senang nian.
Beras, camilan, atau sekedar lauk dan buah-buahan.
Menjadi penawar rindu yang dinantikan.
#merantau
Satu lagi yang selalu membawa aura bahagia.
Berdesak desakan berburu tiket kereta.
Atau sekedar mengantri oleh-oleh khas Jogja.
Mudik dan segala persiapannya selalu seru dan penuh cerita.
Tak sabar melepas rindu untuk ibu, emak, dan bapak.
Kangen bertukar kisah dengan kakak-kakak, teriring kegaduhan para ponakan.
Lengkap dengan citarasa masakan rumahan.
Beruntungnya aku bisa merinduimu selalu.
#merantau
Dan sekarang tentang keluarga kecil kita.
Menikmati segelas teh kental tradisi ibu, ditemani sepiring ulen ala emak.
Menyatukan dua kebiasaan dalam nuansa senja dikota kita.
Rasa yg sama, warna yg berbeda.
Merantau membuat kita belajar hidup yang sebenarnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar